Negara Ini bagi-bagi Uang kepada masyarakat

Bagi2 uang

Kemajuan disebuah kota negara bisa dilihat dari kesejahteraan penduduknya dari segi finansial. Meskipun itu bukan satu satunya tolak ukur, namun kemapanan finansial merupakan faktor yang sangat penting. Negara sejahtera merujuk kepada terciptanya kesejahteraan yang mencangkup adanya pelayanan dan tunjangan sosial. Selain itu rasa aman dan faktor bahagia pada masyarakat juga menjadi hal yang penting.

Pemerintah Finlandia akan memberikan setiap warga negaranya uang setara Rp 12 juta per bulan. Uang ini akan rutin diberikan sebagai pemasukan dasar bagi setiap warga negara, dukungan pada rencana ini terus mendapat dukungan dari banyak pihak. Meski pembahasannya sendiri diperkirakan baru tuntas pada akhir tahun depan.  Menurut survei yang dilakukan asuransi sosial Finlandia, hampir 69 persen rakyat mendukung rencana pemerintah ini.
Dengan adanya pemberian uang tunai itu, semua jaminan sosial akan dihapuskan. ”Memberi pemasukan dasar akan menyederhanakan sistem keamanan sosial,” kata Perdana Menteri Juha Sipila, selaku pengusul rencana tersebut. Dengan pemberian pemasukan dasar sekitar Rp 12 juta per bulan, Finlandia akan membutuhkan pengeluaran sebesar 52,2 miliar euro per tahun. Dengan adanya rencana ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran. Beberapa negara di Eropa, diketahui akan melakukan kebijakan yang sama, yakni memberi pemasukan dasar bagi warga negara mereka dalam bentuk uang tunai setiap bulannya.
Italy
Sebuah kota Italia akan membayar warganya ratusan euro per tahun jika mengayuh sepeda ke tempat kerja, jadi bukan menggunakan kendaraan bermotor. Dewan kota Massarosa, di sebelah utara Pisa, menyatakan proyek percontohan ini akan membayar 25 sen per kilometer yang dijalani, dengan nilai £35 atau Rp700.000 per bulan, lapor situs internet berita setempat Il Tirreno. Ini berarti penduduk yang menggunakan roda dua tanpa mesin itu akan mendapatkan £424 atau Rp8,8 juta per tahun. Diberitakan bahwa ini adalah skema pertama sejenis yang diterapkan di Italia.
Arab Saudi
Pemerintah Arab Saudi mulai beri tunjangan baru bagi lebih dari satu juta warganya yang menganggur di negeri yang kaya minyak itu. Besarnya tunjangan bulan ini meningkat 40 persen dari bulan sebelumnya, dan jauh lebih besar dari saat pertama kali diberikan akhir tahun lalu. Melalui program “Hafiz,” Kerajaan Saudi memberi subsidi 2.000 riyal atau sekitar Rp4,8 juta per bulan selama lebih dari satu tahun kepada para penganggur. Pemberian tunjangan baru ini diumumkan Raja Abdullah pada Rabu, 28 Maret 2012. “Jumlah tunjangan bulan ini meningkat 40 persen dari bulan lalu, dan sekitar 170 persen dari Desember tahun lalu, ketika program pertama kali dimulai,” kata staf Kementerian Tenaga Kerja Saudi, Khaledd al-Ajmi, seperti dilansir kantor berita Reuters. Lebih dari 80 persen penerima tunjangan pengangguran adalah wanita. Ini membuktikan upaya pemerintah Saudi untuk menciptakan pekerjaan bagi kaum Hawa, walaupun mendapat penentangan dari kaum Ulama.
Share